Berita Terkini

106

KPU Kab. Brebes mengikuti Webinar Seri VIII oleh KPU RI

Rabu (29/12), KPU Kab. Brebes mengikuti Webinar Seri VIII yang digelar oleh KPU RI secara daring dengan tema Keamanan Siber dan Kedaulatan Digital Pemilu 2024. Acara yang dibuka oleh Pramono Ubaid Tantowi (Anggota KPU RI) dan dimoderatori oleh Sumariandono (Kapusdatin KPU RI) ini menghadirkan beberapa narasumber yang diantaranya Edmon Makarim (Dekan FH UI), Elysabeth Damayani (OVP Cyber Security PT. Telkom Indonesia) dan Ismail Fahmi (Direktur PT. Media Kernels Indonesia-Drone Emprit). Tujuan diadakannya webinar ini yaitu dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi tahapan pemilu 2024 karena dipandang perlu untuk memperkuat keamanan siber dan kedaulatan digital sistem informasi yang akan digunakan pada Pemilu Tahun 2024 nanti.  


Selengkapnya
130

Open Data KPU untuk Ekosistem Civitech Pemilu 2024 yang Demokratis

#TemanPemilih Brebes Rabu (8/12), KPU Kabupaten Brebes mengikuti Webinar seri V yang digelar oleh KPU RI secara daring dengan tema "Open Data KPU untuk Ekosistem Civitech Pemilu 2024 yang Demokratis". Webinar ini dibuka oleh Ketua KPU RI Ilham Saputra yang dalam sambutannya beliau berharap mendapat masukan dan dukungan dari para civitech terkait dengan kerangka dan sesuatu yang akan diwujudkan dimana ada integrasi sistem informasi KPU dan dapat menyajikan informasi yang terintegrasi untuk menyukseskan pemilu dan pemilihan tahun 2024 sekaligus memberikan pemahaman dan peran civitech itu sendiri dalam penyelenggaraan pemerintahan dan penguatan sistem demokrasi di Indonesia serta bagi penyelenggara pemilu. Sebagai pengantar diskusi pada acara kali ini yakni Viryan Aziz (Anggota KPU RI Divisi Data dan Informasi). Beliau menyampaikan bahwa diadakannya acara ini adalah beranjak dari hasil pencermatan KPU RI terkait dengan SDM KPU seluruh Indonesia dilihat dari dua hal yakni yang pertama disparitas kemajuan dan pemahaman teknologi digital kemudian yang kedua dikarenakan kebutuhan peningkatan kapasitas. Menurutnya pemahaman tentang civitech ini menyangkut bagaimana penggunaan teknologi yang memberikan ruang kepada publik dan berpartisipasi membantu kinerja pemerintahan. Dan dalam konteks pemilu bagaimana peran publik menggunakan kemajuan teknologi untuk membantu kinerja penyelenggara pemilu agar demokratis. Guna mengefektifkan upaya itu secara ringkas perlu adanya data yang terbuka dan bisa mengelola data tersebut, menyebarluaskan secara baik kemudian pada muaranya meningkatkan kepercayaan publik. Acara yang dimoderatori oleh Sumariyandono (Kepala PUSDATIN KPU RI) ini menghadirkan dua narasumber diantaranya yang pertama Wenseslaus Mangut (Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia) yang dalam paparan materinya disampaikan bahwa keterbukaan data menjelaskan transparansi, kualitas dari prosesnya, dan mendorong partisipasi publik dalam proses Pemilu berbasis data. Open data juga menghindarkan publik dari hoaks. Sehingga Publik punya rujukan atas informasi yang mereka ragukan, dan itu datang dari sumber yang benar. Kemudian narasumber yang kedua yakni Adinda Tenriangke Muchtar (Direktur Eksekutif The Indonesian Institute, Center Of Public Policy Research (TII)) yang menyampaikan mengenai Civic Tech dan Partisipasi Publik pada Proses Demokrasi. Bahwa Civic Tech merupakan teknologi informasi dan komunikasi yang memungkinkan partisipasi publik yang lebih besar, keterlibatan dalam pemerintahan, atau membantu pemerintah dalam meningkatkan mutu pelayanan publik. Dan keterbukaan data pemilu adalah elemen penting untuk mendukung ekosistem Civic Tech itu sendiri. Dalam kesimpulan materinya Adinda menyampaikan bahwa untuk meningkatkan keterbukaan data Pemilu di Indonesia maka perlu mempersiapkan sistem untuk menerapkan data pemilu terbuka di Pemilu 2024 seperti Peta Jalan untuk Pemilu 2024 dan persiapan teknis misalnya penggunaan QR code untuk mengidentifikasi pemilih, kemudian meningkatkan kualitas SDM IT KPU dan prinsip inklusivitas sosial (GESI) dalam pengelolaan dan permintaan data, selanjutnya membangun budaya keterbukaan data pemilu dengan menginternalisasikan prinsip open data dalam tubuh KPU, lalu menyediakan infrastruktur ICT di berbagai level, termasuk konektivitas, manajemen dan keterampilan, dan yang terakhir mendorong optimalisasi penyediaan data pemilu terbuka, sehingga tidak ada lagi data yang dianggap tidak terbuka. Acara kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab para peserta yakni KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. #KPUMelayani


Selengkapnya
122

Kunjungan Kerja Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah

Brebes Rabu (6/10), KPU Kabupaten Brebes menerima kunjungan Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah Sri Lestariningsih beserta rombongan dalam rangka supervisi terkait keuangan, umum, logistik dan SDM. Rombongan diterima langsung oleh Ketua, Anggota dan Sekretaris serta Para Kasubbag KPU Kabupaten Brebes. Disela-sela kegiatan Sri Lestariningsih (Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah) menyempatkan diri untuk meninjau sarana dan prasarana kantor sekaligus memberikan arahan kepada jajaran sekretariat KPU Kabupaten Brebes. Menurut beliau bahwasannya untuk persiapan pemilu 2024 atau pun kegiatan harian non tahapan pemilu hal yang paling utama adalah konsolidasi dan selalu berkoordinasi, baik di internal KPU maupun dengan pihak eksternal, karena itu sangat penting untuk menunjang suatu kegiatan kelembagaan. "Oleh karena itu saya salut kepada KPU Brebes karena sudah melaksanakan kegiatan dengan baik sesuai peraturandan tanpa permasalahan”, ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut Sekretaris KPU Kabupaten Brebes Bambang Yusmanto melaporkan terkait laporan SPIP, laporan perkembangan pengisian data mandiri PNS (my SAPK), presentase serapan anggaran, mengenai kekosongan pejabat pengawas dan penghapusan logistik eks pemilu. Mengakhiri kegiatan tersebut Sri Lestariningsih berpesan agar para pegawai di lingkungan KPU KabupatenBrebes dapat memposisikan diri sehingga mampu mengarjakan tugas sesuai dengan peran dan fungsinya serta terus meningkatkan integritas dan kinerjanya masing-masing. (*) #BakohumasKPUJateng #KPUBrebes #KPUMelayani


Selengkapnya
172

Ketua KPU Brebes Sumbang Buku ke Perpusda

BREBES – Dalam rangka menambah koleksi dan sumber bacaan di Perpustaakan Daerah (Perpusda) Kabupaten Brebes, Muamar Riza Pahlevi Selasa (10/8) kemarin menyumbangkan tiga buku hasil karyanya. Ketiga judul buku tersbut yakni DPRD Kabupaten Brebes dari Masa ke Masa, Mengawal Pemilu di Daerah dan Meraih Kursi DPR/DPRD. Ketiga buku tersebut diterima langsung Kabid Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Brebes Fatkhiyaturrohmah SE. Sebelumnya Reza, demikian panggilan akrabnya, juga menyumbang bukunya yang berjudul Jurnalistik, Teori dan Praktik. Menurut Reza, yang juga Ketua KPU Kabupaten Brebes, sumbangan buku ke Perpusda tersebut untuk menambah sumber bacaan yang sudah ada. Apalagi untuk sumber-sumber bacaan di bidang politik dan Pemilu masih sangat jarang. “Sumbangan ini juga sebagai bentuk ajakan kepada para penulis lokal, khususnya Kabupaten Brebes, agar menyumbangkan bukunya ke Perpusda,” katanya. Dikatakan, meski hanya tiga buku, namun langkah itu dilakukan untuk memperkaya perpustakaan dengan penulis-penulis lokal, yang memang masih jarang, apalagi di bidang politik dan Pemilu. Diharapkan dengan sumbangan buku tersebut, sedikit membantu referensi bagi mahasiswa maupun masyarakat umum yang ingin belajar tentang politik dan Pemilu. Kabid Perpustakan Fatkhiyaturrohmah mengucapkan terima kasih kepada Reza, yang telah menginisiasi sumbangan buku karyanya tersebut. Diharapkan ke depan akan muncul penulis-penulis lokal, yang menerbitkan bukunya dan disimpan di sini. “Saya ingin ada display khusus untuk karya-karya penulis Brebes di Perpusda ini,” katanya. Sebelumnya juga ada penulis-penulis buku, yang sudah menyumbangkan bukunya ke Perpusda. Namun memang masih sangat jarang. “Kemarin ada dari Lingkar Pena, yang bekerja sama dengan kita menerbitkan buku tentang pandemi civod ini,” ujarnya. Ditambahkan, pihaknya saat ini juga tengah berupaya mengembangkan gedung Perpusda agar lebih layak lagi. Sehingga pengunjung yang ada, bisa lebih menikmati layanan di Perpusda dengan nyaman dan kerasan untuk membaca buku. “Kita baru saja mengajukan proposal DAK, mudah-mudahan bisa terwujud keinginan yang sudah lama. Untuk lahan sudah siap di dekat Taman Edukasi,” ujarnya. (*)


Selengkapnya
🔊 Putar Suara